31st Jan

Sebuah puisi karya M. Aan Mansyur

Dunia yang Lengang
sebuah usaha, agar orang-orang
lebih banyak bicara dengan mata,
pemerintah membuat aturan ketat:
setiap orang hanya berhak memakai
seratus tiga puluh kata per hari, pas.
jika telepon berdering, aku meletakkan
gagangnya di telingaku tanpa menyebut halo.
di restoran aku menggunakan jari telunjuk
memesan mi atau coto makassar. aku secermat
mungkin melatih diri patuh aturan dan berhemat.
tengah malam, aku telepon nomor kekasihku
di jakarta, dengan bangga aku bilang padanya:
aku menggunakan delapan puluh sembilan
kata hari ini. sisanya kusimpan untukmu.
jika ia tak menjawab, aku tahu, pasti
ia telah menghabiskan semua jatahnya,
maka aku pelan-pelan berbisik: aku
mencintaimu. sebanyak lima belas kali.
setelah itu, kami hanya duduk membiarkan
gagang telepon di telinga kami dan saling
mendengar dengus napas masing-masing.

24th Aug


21st Nov

I thought I can do it. but I can’t. thinking of leaving, but so many at stake, I don’t think I can let go.


20th Nov